0 komentar

TUGAS 1 - ETHICAL GOVERNANCE

Sebelum membahas etika governance, mari kita ketahui terlebih dahulu pengertian dari etika itu sendiri.

Pengertian Etika (menurut para ahli)
a.       Menurut Maryani & Ludigdo (2001) Etika adalah Seperangkat aturan atau norma atau pedoman yang mengatur perilaku manusia, baik yang harus dilakukan maupun yangharus ditinggalkan yang di anut oleh sekelompok atau segolongan masyarakat atau profesi.
b.      Menurut Ahmad Amin, etika memiki arti ilmu pengetahuan yang menjelaskan arti baik atau buruk, menerangkan apa yang seharusnya dilakukan olehmanusia, menyatakan tujuan yang harus dicapai oleh manusia dalam perbuatan danmenunjukkan jalan untuk melakukan apa yang seharusnya diperbuat oleh manusia.
c.       Menurut Bertens (2001: 6) berdasarkan penjelasan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (l988) dikemukakan tiga arti dari kata etika sebagai berikut.
Pertama, kata “Etika” dipakai dalam arti: nilai-nilai dan norma-norma moral yang menjadi pegangan bagi seseorang atau suatu kelompok dalam mengatur tingkah lakunya.
Kedua,  etika sebagai kumpulan asas atau nilai moral , yaitu sebagai kode etik.
Ketiga, istilah “Etika” digunakan untuk menunjuk bidang ilmu yaitu pengkajian secara reflektif tentang nilai-nilai moral dalam masyarakat dengan penelitian sistematis dan metodis.

Pada kesempatan kali ini materi yang akan saya bahas adalah tentang Ethical Governance yang terdiri dari beberapa sub bab bahasan seperti Governance System, Budaya  Etika,   Mengembangkan Struktur Etika Korporasi,     Kode Perilaku Korporasi, dan Evaluasi Terhadap Kode Perilaku Korporasi.  

Ethical Governance ( Etika Pemerintahan ) adalah ajaran untuk berperilaku yang baik dan benar sesuai dengan nilai-nilai keutamaan yang berhubungan dengan hakikat manusia. Etika pemerintahan disebut selalu berkaitan dengan nilai-nilai keutamaan yang berhubungan dengan hak-hak dasar warga negara selaku manusia sosial (mahluk sosial). 

A.                 Governance System (Sistem Pemerintahan)
Governance system adalah suatu sistem hukum dan suara pendekatan dimana perusahaan diarahkan dan dikontrol berfokus pada struktur internal dan eksternal perusahaan dengan tujuan memantau tindakan manajemen dan direksi badan dan risiko sehingga mengurangi yang mungkin berasal dari perbuatan-perbuatan pejabat perusahaan.
Governance System merupakan suatu tata kekuasaan yang terdapat di dalam perusahaan yang terdiri dari 4 (empat) unsur yang tidak dapat terpisahkan, yaitu :
a.       Commitment on Governance adalah komitmen untuk menjalankan perusahaan yang dalam hal ini adalah dalam bidang perbankan berdasarkan prinsip kehati-hatian berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku.
b.       Governance Structure adalah struktur kekuasaan berikut persyaratan pejabat yang ada di bank sesuai dengan yang dipersyaratkan oleh peraturan perundangan yang berlaku.
c.        Governance Mechanism adalah pengaturan mengenai tugas, wewenang dan tanggung jawab unit dan pejabat bank dalam menjalankan bisnis dan operasional perbankan.
d.       Governance Outcomes adalah hasil dari pelaksanaan GCG baik dari aspek hasil kinerja maupun cara-cara/praktek-praktek yang digunakan untuk mencapai hasil kinerja tersebut.

B.              Budaya Etika
Corporate culture (budaya perusahaan) merupakan konsep yang berkembang dari ilmu manajemen serta psikologi industri dan organisasi. Bidang-bidang ilmu tersebut mencoba lebih dalam mengupas penggunaan konsep-konsep budaya dalam ilmu manajemen dan organisasi dengan tujuan meningkatkan kinerja organisasi, yang dalam hal ini, adalah organisasi yang berbentuk perusahaan.
Djokosantoso Moeljono mendefinisikan corporate culture sebagai suatu sistem nilai yang diyakini oleh semua anggota organisasi dan yang dipelajari, diterapkan, serta dikembangkan secara berkesinambungan, berfungsi sebagai sistem perekat, dan dijadikan acuan berperilaku dalam organsisasi untuk mencapai tujuan perusahaan yang telah ditetapkan.
Hubungan antara CEO dengan perusahaan merupakan dasar budaya etika. Jika perusahaan harus etis, maka manajemen puncak harus etis dalam semua tindakan dan kata-katanya. Manajemen puncak memimpin dengan memberi contoh. Perilaku ini adalah budaya etika.
Tugas manajemen puncak adalah memastikan bahwa konsep etikanya menyebar di seluruh organisasi, melalui semua tingkatan dan menyentuh seluruh karyawan.
Para eksekutif mencapai penerapan ini melalui suatu metode tiga lapis, yaitu :
1.       Corporate credo : pernyataan ringkas mengenai nilai-nilai yang ditegakkan perusahaan.
Komitmen Internal:
Perusahaan terhadap karyawan
Karyawan terhadap perusahaan
      Karyawan terhadap karyawan lain.
Komitmen Eksternal :
                  Perusahaan terhadap pelanggan
 Perusahaan terhadap pemegang saham
 Perusahaan terhadap masyarakat
2.        Program etika : suatu sistem yang terdiri dari berbagai aktivitas yang dirancang untuk mengarahkan pegawai dalam melaksanakan corporate credo.
3.        Kode etik perusahaan: Kode etik yang khusus digunakan perusahaan dalam melaksanakan aktivitasnya.

C.                 Mengembangkan Struktur Etika Korporasi
Struktur etika korporasi yang dimiliki perusahaan sebaiknya disesuaikan dengan kepribadian perusahaan tersebut. Selain itu perlu adanya pengembangan serta evaluasi yang dilakukan perusahaan secara rutin. Pengembangan struktur etika korporasi ini berguna dalam mencapai tujuan perusahaan yang lebih baik dan sesuai dengan norma yang ada.
Berbagai perangkat pendukung terbentuknya suatu organisasi yang memiliki tata kelola yang baik sudah di stimulasi oleh Pemerintah melalui UU Perseroan, UU Perbankan, UU Pasar Modal, Standar Akuntansi, Komite Pemantau Persaingan Usaha, Komite Corporate Governance, dan sebagainya yang pada prinsipnya adalah membuat suatu aturan agar tujuan perusahaan dapat dicapai melalui suatu mekanisme tata kelola secara baik oleh jajaran dewan komisaris, dewan direksi dan tim manajemennya.

D.                Kode Perilaku Korporasi
Kode perilaku korporasi (Corporate Code of Conduct) merupakan pedoman yang dimiliki setiap perusahaan dalam memberikan batasan-batasan bagi setiap karyawannya untuk menetapkan etika dalam perusahaan tersebut. Kode perilaku korporasi yang dimiliki suatu perusahaan berbeda dengan perusahaan lainnya, karena setiap perusahaan memiliki kebijakan yang berbeda dalam menjalankan usahanya.
Prinsip dasar yang harus dimiliki oleh perusahaan adalah: 
a.       Setiap perusahaan harus memiliki nilai-nilai perusahaan (corporatevalues) yang menggambarkan sikap moral perusahaan dalam melaksanakan usahanya.
b.      Untuk dapat merealisasikan sikap moral dalam pelaksanaan usahanya, perusahaan harus memiliki rumusan etika bisnis yang disepakati oleh organ perusahaan dan semua karyawan. Pelaksanaan etika bisnis yang berkesinambungan akan membentuk budaya perusahaan yang merupakan manifestasi dari nilai-nilai perusahaan.
c.        Nilai-nilai dan rumusan etika bisnis perusahaan perlu dituangkan dandijabarkan lebih lanjut dalam pedoman perilaku agar dapat dipahamidan diterapkan.

E.     Evaluasi terhadap Kode Perilaku Korporasi
Evaluasi terhadap kode perilaku korporasi dapat dilakukan dengan melakukan evaluasi tahap awal (Diagnostic Assessment) dan penyusunan pedoman-pedoman. Pedoman Good Corporate Governance disusun dengan bimbingan dari Tim BPKP dan telah diresmikan pada tanggal 30 Mei 2005. Evaluasi sebaiknya dilakukan secara rutin sehingga perusahaan selalu berada dalam pedoman dan melakukan koreksi apabila diketahui terdapat kesalahan.


http://www.academia.edu/6228142/ETIKA_ADMINISTRASI_PUBLIK_PERANANNYA_DALAM_MEWUJUDKAN_GOOD_GOVERNANCE_Oleh
https://www.academia.edu/5007934/PERMASALAHAN_ETIKA_ADMINISTRASI_PUBLIK
http://anggicynthia.wordpress.com/2014/01/05/etika-governance/
http://jurnalmasbro.wordpress.com/tag/etika-profesi-akuntansi/


read more
0 komentar

SIMULATION SYSTEM OF SAFEGUARDS


Cikarang is famous for its industrial area, many large companies set up factories in the area of Cikarang. A few days ago on may 27, 2014 When I passed the Lippo Cikarang and EJIP industrial area, I was surprised by the crowd and the police who stand guard around the area. Not only me who startled by the situation, but also the surrounding communities who saw the incident directly. Police forces are gathered and the car water canon in the scene as well as a group of people who carried weapons to make the atmosphere more gripping. It pointed out that the riots are going on, but the it’s not really happened, but there is a simulation system safeguards the city ahead of the 2014 presidential election.
This simulation was done to prepare in case of a rally of anarchists after the election results announced because of the possibility there is a party which does not accept the results of elections that have been implemented. The surrounding communities became not afraid anymore to see the incident after hearing the information conveyed by the Resort District of Bekasi Police. The existence of such information, people who come to the site more and more, because it wanted to see directly the simulation being conducted giving rise to the flow of traffic crashes.
read more
0 komentar

REVIEW FILM "JOURNEY 2: THE MYSTERIOUS ISLAND"


The adventures of a boy finding his grandfather on a mysterious island in the Pacific Ocean, he is Sean Anderson. This journey started when he got a radio signal that was sent by someone who is none other than his grandfather,  Alexander Anderson who disappeared for two years. The latter case also makes Sean's satellite breaking facilities without permission to get a letter containing password to find the island because of the equipment that he had not advanced enough to catch the signal that was sent. Sean foster father has named Hank, their relationships are less well because Sean is still not able to accept the presence of Hank after his father died. Hank has got education in the Navy are already accustomed to seeing code that Sean got from satellite facilities and eventually they work together to solve the password, as well as their relations to be improved. From password indicates that the island is told in three books that he read it really exists and Sean minded it is possible that a third of the book tells of the same island. With the help of Hank, finally Sean get the point coordinates of the mysterious island in the South Pacific Ocean and Sean are rushing to prepare the items will he bring to the island. It get opposition from Hank and his mother, but ultimately Hank took part alongside Sean to the mysterious island.
In route to the island, there's a suspenseful scene when the helicopter he was breaking through raging storms, and at that moment he was reminded of a book that he read which says there is a raging storm, it is increasingly convinced him that the island does really exist. Finally Sean, Hank, Gabato (pilot), and Kailani (son of Gabato) is stranded on an island after passing through the raging storm that makes the helicopter that he was devastated. The island shows its beauty, this mysterious island and small animals turn into animals, and large animals that turn into small animals, as well as human bear as liliput. In this mysterious island of Sean, Hank, Gabato and Kailani much surprised by things that are amazingly beautiful follows strange things that exist on the island. Alexander brought them to the city of Atlantis which is the city that is under the sea, the city of Atlantis rises due to tectonic activity kepermukaan, and had a cycle of 140 years, then will return to sink.
Interesting things from this movie is when they are discover the bees to pass through waterfalls and work together to find the ship Nautilus in the Pacific Ocean in order to get out of the island in three days will again sink. It also occurs when moving Gabato gold went to mount to take gold to be used in order Kailani to be able to resume College, but it is very dangerous. When Sean and Hank find the ship Nautilus is also a stressful things happen when the electrical eel transformed into large approached Sean and Hank, but the electric eel could be used by them to rekindle the ship Nautilus with an electric eel that Cascades over the ship.
I love the character of Hank, because he always calm in the face of any problems that arise, he could think clearly and quickly in taking decisions. In terms of responsibility, he was very responsible to keep Sean, although sometimes Sean is not listening to the advice he gave. Hank also has a patient character, it can be proved when the debate will take the way out which one would be chosen to find the ship, and the sentences of ridicule that leveled by Alexander to Hank.
A message that can be drawn from this film is how important a father figure for the child, and the parents will do anything for the happiness of her children, even parents willing to sacrifice his life for the sake of his children.
read more