0 komentar

WHAT WILL YOU DO AFTER GRADATED FROM GUNADARMA UNIVERSITY?



Setelah lulus dari Universitas Gunadarma, sejujurnya saya masih tidak tahu apa yang akan saya lakukan jika saya telah menyelesaikan study di Universitas Gunadarma. Tetapi beberapa pilihan ada di dalam pikiran saya, seperti bekerja di kantor-kantor seperti biasa orang lain lakukan setelah lulus kuliah. Sampai saat ini belum ada gambaran tentang dunia kerja di dalam otak saya, karena saya belum pernah mersakan apa yang dinamakan magang di sebuah perusahaan. Sebetulnya saya sangat mengharapkan ada kesempatan dari pihak kampus untuk magang di perusahaan atau di Kantor Akuntan Publik, seperti yang telah dilakukan oleh Universitas lain, contohnya kampus tetangga (Universitas Indonesia). Selain bekerja di perusahan sebagai manajer, bekerja di Kantor Akuntan Publik juga masuk di dalam list pekerjaan yang ingin saya lakukan. Memang banyak yang bilang jika bekerja di Kantor Akuntan Publik atau mengambil profesi sebagai auditor merupakan pekerjaan yang berkelas, dan memungkinkan kita bekerja dibawah tekanan, mungkin itu juga yang akan saya rasakan jika saya menjadi seorang auditor. Sepertinya menarik jika saya langsung bekerja di kantor akuntan publik yang termasuk big four di Indonesia, tetapi rasanya tidak mungkin, jadi berawal dari KAP yang kecil dan memulainya sebagai  junior auditor, kemudian berlanjut sampai dengan senior auditor. Jika memungkinakan untuk mendirikan kantor Akuntan Publik sendiri bersama dua sepupu saya yang juga mengambil jurusan akuntansi.
Bekerja di bank sebagai orang yang ada di balik layar, seperti product developer, dan lain-lain, tetapi menjadi seorang teller pada suatu bank, tidak ada di dalam list pekerjaan yang saya inginkanTidak hanya itu, orang tua saya juga memberikan saran agar saya meneruskan bisnis yang sudah dijalankan oleh orang tua saya, yaitu bisnis pengelolaan limbah. Saya sendiri juga berpikir demikian,  namun saya menginginkan bahwa bisnis pengelolaan limbah tersebut dijadikan sebagai pekerjaan sampingan saya. Mengapa saya berpikiran untuk meneruskan bisnis tersebut? Karena tempat tinggal saya berada di daerah kawasan Industri Jababeka, seperti yang telah diketahui bahwa Kawasan Industri Jababeka merupakan kawasan Industri terbesar se-Asia Tenggara, maka dari itu, peluang bisnis pengelolaan limbah sangat besar. Dari setiap hal yang sudah dilakukan oleh orang tua saya, saya ingin mengembangkan bisnis pengelolaan limbah, dengan cara bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan yang lebih besar dari perusahan yang sekarang. Jika sudah mempunyai karir yang bagus, tentunya saya ignin sekali membahagiakan kedua orang tua saya, hal itu tentunya menjadi prioritas utama saya, memberangkatkan haji misalnya. Selagi belum berkeluarga, saya ingin sekali menjelajahi Indonesia untuk melihat keindahannya. Bukan tidak mungkin jika saya sudah menikah pun, mengelilingi Indonesia juga bisa dilakukan bersama suami saya nanti. Saya ingin bersenang-senang bersama keluarga dan teman-teman saya sebelum disibukkan menjadi seorang istri.

Conclusion:
From the description, I want to be someone who is useful to people around me. When I've got what I want, I would like to have someone who complements my life.  I want someone who can love me and give me more happiness. It’s not only me, but my family also. I hope all of my dreams come true.
read more
0 komentar

WHY ENGLISH IS IMPORTANT TO YOUR MAJOR?



Bahasa inggris merupakan bahasa internasional, berkomunikasi dengan menggunakan bahasa inggris menjadi keharusan dalam menjalin hubungan antar negara.  Bahasa ingris penting di semua jurusan, begitu juga dalam jurusan akuntansi, banyak sekali istilah-istilah dalam akuntansi yang menggunakan bahasa inggris. Terutama buku-buku yang sering digunakan untuk memahami akuntansi, banyak menggunakan buku yang ditulis oleh orang luar negeri dan tentunya menggunakan bahasa inggris. Jika kita tidak mengerti bahasa inggris, tentunya akan sulit memahami apa yang dijelaskan di dalam buku.
Standar akuntansi yang digunakan dalam dunia internasional juga menggunakan bahasa inggris. Bagaiman bisa kita mengerti akuntansi jika kita sendiri tidak memahami pedomannya. Memang tidak hanya IFRS yang digunakan sebagai pedoman akuntansi internasional, tetapi juga menggunakan PSAK yang berlaku di Indonesia, tetapi tentunya akan lebih mendalami jika kita juga , melihat IFRS. Selain itu, banyak akun-akun yang ada di akuntansi menggunakan bahasa inggris, seperti penggunaan bahasa inggris pada induk account, diantaranya cash, account payable, capital, revenue, dan expenses.
Selain itu, dalam dunia kerja, kemampuan kita dalam berbahasa inggris merupakan nilai tambah yang kita miliki untuk dapat memperoleh pekerjaan. Banyak perusahaan-perusahaan yang ada di Indonesia tidak hanya memiliki anak perusahaan di dalam negeri, tetapi juga memiliki anak perusahaan di luar negeri. Hal tersebut tentu mengharuskan kita menggunakan bahasa inggris dalam menjalin komunikasi untuk dapat menjalankan usahanya.

Conclusion :
English is the thing we have to understand even mastered in order to add value in obtaining  a job we want. In addition so we can communicate more with people from different countries. English is not an important thing, but it has become a necessity in the era of globalization as currently.
read more
0 komentar

Siapa Saya?



Siapa saya? Saya adalah seorang gadis berasal dari Bekasi yang terlahir pada tanggal 2 September 1994 yang bernama Irmala Shitta. Saya adalah anak pertama dari dua bersaudara. Saya berasal dari keluarga yang sederhana dan alhamdulillah hidup dengan rukun. Saya memulai masa sekolah diumur 3 tahun dan mengawalinya di TK RIYADUL ASRORIYYAH selama 2 tahun karena saya memulainya dari kelas Nol kecil sampai dengan nol besar. Awalnya ketika saya mau memasuki masa sekolah dasar, saya sempat ditolak oleh sekolah yang saya mau, karena umur saya yang masih belum memasuki enam tahun, bahkan belum genap lima tahun, tetapi akhirnya saya tetap bisa masuk di sekolah tersebut yang awalnya hanya jadi anak bawang. Namun, seiring berjalannya waktu saya pun bisa mengikuti pelajaran yang diajarkan dengan sangat baik dan sampai akhirnya lulus dari Sekolah Dasar.
Saya melanjutkan pendidikan saya di jenjang selanjutnya di SMP NEGERI 1 CIKARANG UTARA. Di sini saya mengikuti banyak kegiatan seperti PASKIBRA, PRAMUKA, ENGLISH CLUB, PENCAK SILAT,  dan kegiatan lainnya. Dari banyak kegiatan yang saya lakukan banyak pengalam yang belum pernah saya dapatkan. Banyak teman pun saya dapatkan karena banyak kegiatan yang saya ikuti. Semasa sekolah, saya selalu pulang tepat waktu. Setiap hari Jum’at datang saya selalu senang karena bisa pergi bermain bersama teman-teman saya karena biasanya sekolah pulang lebih awal, sehingga saya pun tidak pulang ke rumah terlalu sore.
Setelah melewati masa SMP selama tiga tahun, saya pun melanjutkan sekolah saya di SMA NEGERI 1 CIKARANG UTARA. Di sini tempat saya menemukan banyak hal yang sangat menyenangkan, mengagumkan, dan tentunya sangat berkesan. Di sini saya hanya mengikuti satu kegiatan ekstrakulikuler sampai saya lulus dari sekolah ini, ESACAPALA namanya. ESACAPALA adalah sebuah organisasi Pecinta Alam, awalnya saya mengikuti ekstrakulikuler ini karena nazar ketika saya diterima di sekolah ini. Keputusan saya tepat untuk mengikuti organisasi ini, di sini saya menemukan banyak sekali hal-hal baru. Di sini saya menemukan teman-teman dengan berbagai macam karakter, di sini saya menemukan arti sebuah pertemanan, mereka sudah seperti keluarga kedua untuk saya, dan di sini pula saya mengawali karir saya di dunia panjat tebing.
Orang tua saya sempat komplain ketika saya mengikuti organisasi ini karena saya selalu pulang lewat dari jam lima sore, hal ini dikarenakan latihan panjat yang saya ikuti. Latihan memang hanya dilakukan setiap hari selasa, kamis, dan sabtu, tetapi berkumpul bersama mereka sayalakukan hampir setiap hari walaupun tidak ada jadwal latihan. Menghabiskan waktu bersama mereka terasa menyenangkan, saya sering jalan-jalan bersama mereka, hiking lebih tepatnya. Dan orang tua saya menentang dengan tegas keputusan saya untuk ikut hiking. Tetapi saya tetap ikut hiking setelah berhasil membujuk orang tua saya untuk memberikan izin.
Setelah belajar memanjat tebing, akhirnya saya mencoba untuk ikut kompetisi, dan setelah ikut dua kali kompetisi saya pun berhasil menjadi juara ke tiga, setelah berhasil menggeser posisi salah satu senior saya. Dari hasil kompetisi tersebut akhirnya saya direkrut menjadi atlet panjat tebing Kabupaten Bekasi yang akan dipersiapkan untuk mengikuti Pekan Olahraga Daerah Jawa Barat (PORDA JABAR). Dari situ saya mengikuti pemusatan latihan di daerah Tambun, di sana saya bertemu lagi dengan orang-orang baru, orang-orang hebat dalam dunia panjat tebing, bahkan saya bisa latihan bersama peraih medali emas PON 2008. Untuk persiapan PORDA saya sempat tinggal di mess selama enam bulan. Lelah berlatih setiap pulang sekolah membuat saya malas untuk masuk sekolah maupun berlatih. Itu membuat saya tidak pernah membawa buku sekolah, karena semua buku-buku pelajaran saya tinggal di laci meja yang ada di sekolah, saya hanya membawa pulang ketika ada PR.
Setelah selesai Ujian Akhir Sekolah pada bulan Desember 2009, saya langsung berangkat  ke Bogor untuk mengikuti Kualifikasi PORDA, di sini saya berhasil memboyong satu medali emas dan satu medali perunggu setelah menyingkirkan peserta lain yang sudah lebih berpengalaman dari saya. Kebahagiaan saya terasa lengkap ketika mendapat kabar bahwa saya mendapatkan peringkat ke tiga di kelas. Itu membuat saya lebih bersyukur lagi, karena walaupun saya malas belajar, nilai sekolah saya tidak turun, justru melesat baikan roket.
Saat ini saya sudah melawati masa-masa SMA dan melanjutkan pendidikan di Universitas Gunadarma. Di sini saya bertemu lagi dengan orang-orang baru, dan lingkungannya pun baru. Depok merupakan lingkungan baru bagi saya, karena sejak TK sampai dengan SMA saya berada di daerah Cikarang, Bekasi, itulah salah satu alasan saya untuk menjalani kuliah di luar Bekasi. Berada di Universitas Gunadarma saya juga mempunyai teman-teman dekat yang care dengan saya. Teman yang selalu mengingatkan saya, bahkan bawelnya melebihi Ibu saya.
Dari semua itu, Saya merupakan orang yang bawel, paling tidak bisa diam, dan bisa dibilang orang yang mudah meneteskan air mata, alias cengeng. Sering kali saya bertindak ceroboh dan tidak teliti, maka dari itu saya sering terkena omelan teman-teman saya, agar tidak ceroboh lagi, tapi tetap saja kebiasaan itu susah hilang dari saya. Sering kali saya dirugikan akibat kecerobohan dan ketidak telitian saya, salah satunya adalah ketika saya mengikuti rekruitmen asisten salah satu laboratorium, ketika saya dinyatakan lolos ke tahap wawancara, saya tidak membaca secara tuntas pengumuman yang dipampang tersebut, ternyata dibawah pengumuman tersebut ada keterangan yang menyatakan bahwa wawancara akan dilaksanakan pada hari yang sama, karena tidak membaca pengumumannya, akhirnya saya memutuskan untuk pulang ke rumah dan saya dinyatakan gugur dalam rekruitmen asisten tersebut.

read more
0 komentar

Smartphone dan Remaja

Dewasa ini, tidak dipungkiri bahwa kemajuan di bidang teknologi sangat pesat. Segala hal dapat dilakukan dengan mudah dengan adanya perkembangan teknologi tersebut. Akhir-akhir ini banyak bermunculan gadget  yang menawarkan fitur-fitur canggih di dalamnya. Kita bisa ambil contoh adanya smartphone, smartphone  menjadi salah satu gadget yang sangat digandrungi oleh berbagai kalangan. Tidak hanya kalangan orang dewasa, anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar pun tidak terlepas dari jeratan smartphone.
Dahulu handphone hanya digunakan sebagai alat untuk berkomunikasi dengan cara menelpon atau dengan mengirimkan pesan singkat. Namun beberapa tahun ini handphone tidak hanya digunakan untuk menelpon dan mengirimkan atau menerima pesan singkat saja. Banyak sekali hal-hal yang dapat dilakukan oleh handphone pintar atau smartphone. Bahkan saat ini aktivitas menelpon menggunakan smartphone, bukan menjadi prioritas utama dalam menggunakan  smartphone  tersebut.
Aktivitas-aktivitas yang biasanya dilakukan dengan menggunakan smartphone adalah mengirim SMS, mengirim email dan tentu saja chatting di situs jejaring sosial. Banyak yang bilang bahwa smartphone merupakan pengganti komputer. Dengan hadirnya smartphone kita tidak perlu lagi membuka laptop atau menyalakan komputer untuk mengakses informasi. Dampak kehadiran smartphone juga sangat saya rasakan. Untuk mengetahui tugas-tugas yang diberikan oleh dosen ataupun berbagi informasi yang lain. Dengan adanya smartphone berbagi informasi seperti ini bukan merupakan hal yang sulit.
Dengan menggunakan smartphone, segala hal menjadi mudah, kita bisa mengambil gambar dengan menggunakan smartphone  dan juga bisa langsung mengedit foto tersebut. Pembuat file Ms. Word,Excel,Powerpoint,dan PDF. Aplikasi-aplikasi  permainan dan memungkinkan untuk mengakses jejaring sosial yang disediakan di smartphone menjadi salah satu alasan mengapa banyak orang menggunakan smartphone. Hal tersebut juga menjadi salah satu penyebab seseorang bisa jauh dengan lingkungan sekitarnya.
“Mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat” nampaknya slogan tersebut juga bisa digunakan bagi pengguna smartphone. Mengapa demikian? Karena biasanya orang-orang yang memiliki smartphone  sangat  asik dengan dunianya sendiri atau bisa dikatakan sibuk dengan fitur-fitur yang tersedia di dalamnya. Sehingga terkadang pengguna smartphone tidak perduli atau tidak memperhatikan lingkungan sekitarnya. Dengan Kebanyakan orang menggunakan smartphone-nya hampir24 jam.    
Penggunaan smartphone yang tidak sesuai dengan tempat dan umur. Saat ini anak-anak juga banyak yang sudah menggunakan smartphone, padahal seharusnya di usia yang masih kanak-kanak tersebut, mereka bisa melewatkan hari-harinya dengan bermain bersama-sama teman-teman seusianya tanpa harus terfokus pada permaina-permainan yang ada di smartphone. Dengan tidak disibukkan dengan smartphone tersebut, anak-anak bisa membangun hubungan sosial yang baik dengan teman-temannya.
Smartphone juga sering disalahgunakan, misalnya pada saat perkuliahan berlangsung, jika mata kuliah atau dosen yang mengajar mata kuliah tersebut dianggap membosankan, banyak mahasiswa yang malah asyik memainkan game yang ada di dalam smartphone, atau mendengarkan musik dengan menggunakan handsfree. Hal tersebut yang sebenarnya bentuk penyalahgunaan smartphone.  Membuat penggunanya ingin selalu melihat Smartphone-nya padahal dia sedang belajar, dan biasanya malah belajar yang terbengkalai akibat smartphone tersebut.
Menurut saya hal yang harus dilakukan untuk meminimalisasi efek penggunaaan smartphone yang berlebihan adalah kita harus membatasi diri sendiri terhadap penggunaan smartphone tersebut. Sedangkan untuk penggunaan smartphone oleh anak-anak, peran orang tua sangat dibutuhkan untuk mengawasi hal tersebut. Karena smartphone  bisa disalahgunakan oleh anak tersebut. Pembatasan penjualan produk smartphone yang murah juga harus dilakukan. Agar pengeluaran pemerintah untuk barang impor juga tidak terlalu banyak, serta untuk membuat masyarakat Indonesia tidak terlalu konsumtif.
read more
0 komentar

TUGAS 2 - PERBANKAN



1.       Ny. Rina membuka rekening giro di bank UG pusat dengan setoran awal tunai Rp 75jt dan selembar cek dari Ny. Sunarti nasabah giro bank Angkasa senilai Rp 50jt. Kemudian Ny. Rina menerbitkan selembar cek senilai Rp 5jt yang digunakan untuk membayar hutang dagangnya kepada Ny. Neni, nasabah giro bank Permata.
Jawab :
Kas                                         Rp 75.000.000
Giro Ny.Rina                                      Rp.75.000.000
Bank UG
(sebelum kliring berhasil )
R/K BI                                  Rp 50.000.000
warkat kliring                                  Rp 50.000.000
(sesudah kliring )
warkat kliring                  Rp 50.000.000
Giro Ny Rina                                       Rp 50.000.000
Bank Angkasa
Giro Ny.Sunarti Q            Rp 50.000.000
R/k BI                                                  Rp 50.000.000
LKBI
Giro Bank angkasa          Rp 50.000.000
Giro Bank UG                                    Rp 50.000.000

Pembayaran Hutang
Bank UG
R/K BI                                  Rp 5.000.000
Giro Ny Rina                                      Rp 5.000.000
Bank Permata
(sebelum kliring berhasil)
R/K BI                                  Rp 5.000.000    
warkat kliring                                  Rp 5.000.000
(sesudah kliring berhasil)
warkat kliring                  Rp 5.000.000
Giro Ny Neni                                     Rp 5.000.000
LKBI
Giro Bank UG                    Rp 5.000.000
Giro Bank Permata                        Rp 5.000.000

2.        Ny. Rina membuka tabungan di bank UG pusat dengan setoran awal sebesar Rp 5jt tunai dan Rp 20jt yang berasal dari selembar cek dari Tn. Iwan nasabah giro bank Permata. Atas rekening giro yang diterbitkannya, Ny. Rina mendapatkan fasilitas kartu ATM. Kemudian, Ny. Rina meminta bank untuk menerbitkan kartu smart untuk belanja senilai Rp 500rb yang yang didebet langsung dari rekening tabungannya. Ny. Rina juga membayar hutang dagangnya sebesar Rp 7,5jt kepada Ny. Indrayati nasabah giro bank UG cabang margonda melalui fasilitas transfer.
Jawab :
Membuka Rekening Tabungan
Kas                                                         Rp 5.000.000
 tabungan Ny.Rina                                          Rp 5.000.000
Bank UG
(sebelum kliring berhasil)
R/K BI                                                  Rp 20.000.000
warkat kliring                                                  Rp 20.000.000
(sesudah kliring)
warkat kliring                                  Rp 20.000.000
Tabungan Ny. Rina                                         Rp 20.000.000
Bank Permata
Giro Tn Iwan                                     Rp 20.000.000
R/K BI                                                                  Rp 20.000.000
LKBI
Giro Bank permata         Rp 20.000.000
Giro Bank UG                                    Rp 20.000.000
Pembuatan kartu Smartcard
tabungan Ny. Rina                          Rp 500.000
tabungan Smart card                                     Rp 500.000
Transfer ke cab.margonda-Bank UG pusat
Giro Ny Rina                                      Rp 7.500.000
RAK Cab Margonda                                        Rp 7.500.000
Bank UG cab. Margonda
RAK UG pusat                                   Rp 7.500.000
Giro Ny Indrayati                                            Rp 7.500.000

3.       Ny. Rina berbelanja alat tulis kantor di toko buku Gramedia Depok dengan nilai transaksi Rp 350rb. Ny. Rina membayar dengan menggunakan kartu ATM. Kemudian Ny. Rina singgah di mesin ATM untuk membayar rekening listriknya senilai Rp 525rb. Dalam perjalanan pulang, Ny. Rina membeli bensin sebesar Rp 350rb dengan menggunakan kartu ATM dan membayar Tol sebesar Rp 7500 dengan menggunakan kartu smart yang dimilikinya. Sebelum sampai di rumah, Ny. Rina berbelanja keperluan sehari-hari senilai Rp 350rb di mini market dengan menggunakan kartu smart dan melakukan pengisian ulang kartu smart sebesar Rp 500rb.
Jawab :
Pembelian ATK di Gramedia
Tabungan Ny Rina                          Rp 350.000
Giro Gramedia                                                  Rp 350.000
Pembayaran Listrik
Tabungan Ny Rina                         Rp 525.000
Giro PLN                                                             Rp 525.000
Pembelian Bensin
Tabungan Ny Rina                          Rp 350.000
Giro SPBU                                                          Rp 350.000
Pembayaran Tol
Tabungan Smart card                   Rp 7500
Giro Jasa marga                                               Rp 7500
Belanja di Mini Market
Tabungan Smart Card                   Rp 350.000
Giro Mini Market                                             Rp 350.000
Pengisian kembali Smartcard
Kas                                                         Rp  500.000
Tabungan Smart Card                                   Rp 500.000

4.       Ny. Rina memutuskan untuk mendepositokan sebagian uang tabungannya sebesar Rp 7,5jt. Bank menetapkan bunga 12% pa untuk deposito 3 bulan Ny. Rina. Bunga deposito tersebut dipindahkan langsung ke rekening tabungan Ny. Rina.
Jawab :
Mendepositokan Tabungan
Tabungan Ny Rina                          Rp 7.500.000
                Deposito 3 bulan Ny Rina                            Rp 7.500.000
Bunga deposito
Biaya bunga deposito                    Rp 300.000
                Bunga yang masih harus dibayar deposito          Rp 300.000
Bunga deposito yang dipindahkan ke tabungan
Bunga yang masih harus dibayar deposito Rp 100.000
                Tabungan Ny.Rina                                                          Rp 100.000

5.       Untuk keperluan perjalanan bisnisnya, Ny. Rina membeli TC atas beban rekening gironya. Jumlah TC yang dibeli terdiri dari pecahan sbb: 100 lembar @Rp100.000; 50 lembar @ Rp1.000.000.
Jawab :
Giro Ny rina                       Rp 60.000.000
                 TC-rupiah @100.000                    Rp 10.000.000
                 TC-rupia @1000.000                    Rp 50.000.000

6.       Ny. Rina mencairkan TC pada Bank UG cabang Bandung sebanyak 3 lembar @ Rp1.000.000 secara tunai. Kemudian Ny. Rina melakukan pembelian sejumlah barang pada toko souvenir di Bandung dengan menggunakan 20 lembar TC @Rp100.000. Toko souvenir mencairkan secara tunai seluruh TC tersebut di bank UG cabang Bandung.
Jawab :
Cab. Bandung
RAK UG Pusat                                   Rp 3.000.000
 Kas                                                                        Rp 3.000.000
Cab. Jakarta
TC-rupiah @1.000.000                 Rp 3.000.000
 RAK Cab.bandung                                         Rp 3.000.000
Cab. Bandung
RAK UG pusat                                   Rp 2.000.000
Kas                                                                         Rp 2.000.000
Cab. Jakarta
TC- Rupiah @ 100.000 Rp2000.000
 RAK Cab.Bandung                                          Rp 2000.000

7.       Bank UG Jakarta mengirim 50 lembar TC Rupiah @Rp1.000.000 kepada agen travel CV. Wisata dengan memperhitungkan beban formulir berharga senilai @Rp10.000 per lembar. Agen travel CV. Wisata berhasil menjual 25 lembar TC tersebut kepada Tn. Budi secara tunai. Tn. Budi mencairkan TC tersebut di bank UG cabang Bandung.
Jawab :
Bank UG pusat
Kas                                                         Rp 50.500.000
                 TC-rupiah @1000.000                                 Rp 50.000.000
biaya formulir                                                  Rp 500.000
Bank UG cab Bandung
RAK UG Pusat                                   Rp250.000
Kas                                                                         Rp250.000

Bank UG pusat
TC-rupiah                                           Rp 250.000
 RAK cab Bandung                                          Rp 250.000

8.       Ny. Rina melaporkan kepada Bank UG cabang Bandung bahwa ia kehilangan 1 lembar TC @ Rp1.000.000 dan memohon kepada cabang Badung tsb untuk menerbitkan kembali TC yang baru. Setelah mendapat keyakinan tentang keabsahan TC rupiah tersebut, cabang Bandung akan membebankan komisi penerbitan kembali sebesar Rp25.000 kepada Ny. Rina .
Jawab :
Bank UG cab.Bandung
Kas                                                         Rp 1.025.000
 TC-rupiah                                                          Rp 1000.000
Komisi penerbitan kembali                        RP 25.000

read more